Berikut adalah struktur lengkap petugas pelaksana Program MBG (Menu Beragam Gizi) di satuan pendidikan beserta tanggung jawabnya:
1. Kepala Sekolah
Peran Utama: Penanggung jawab keseluruhan implementasi Program MBG di sekolah.
Tanggung Jawab:
-
Memastikan program berjalan sesuai pedoman nasional/gubernur daerah.
-
Mengawasi semua kegiatan MBG, termasuk persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi.
-
Membuat kebijakan internal untuk mendukung keberlangsungan program.
-
Melibatkan guru, staf, dan pihak terkait agar program terlaksana efektif.
2. Guru Piket / Guru Pendamping
Peran Utama: Pelaksana teknis harian program di kelas atau kantin sekolah.
Tanggung Jawab:
-
Menyiapkan menu MBG sesuai jadwal.
-
Mendampingi siswa saat makan, memastikan mereka mencoba semua jenis makanan bergizi.
-
Membimbing siswa untuk mengenal ragam makanan sehat.
-
Mengisi formulir pencatatan harian terkait konsumsi dan penerimaan makanan.
3. Guru Kelas
Peran Utama: Fasilitator interaksi dan edukasi gizi di kelas.
Tanggung Jawab:
-
Memperkenalkan makanan sehat dan nilai gizi kepada siswa.
-
Membantu guru piket dalam mendampingi siswa.
-
Melakukan evaluasi sederhana mengenai penerimaan makanan siswa (misal: suka/tidak suka, jumlah yang dimakan).
4. Guru Olahraga / Pendidikan Jasmani
Peran Utama: Mendukung aspek fisik dan kesehatan siswa dalam program MBG.
Tanggung Jawab:
5. Staf atau Tenaga Kependidikan
Peran Utama: Mendukung logistik dan administrasi.
Tanggung Jawab:
-
Menyiapkan alat makan, perlengkapan dapur, dan sampel menu MBG.
-
Membantu mencatat data dan dokumentasi kegiatan MBG.
6. Siswa
Peran Utama: Peserta utama program MBG.
Tanggung Jawab:
-
Mengikuti kegiatan MBG dengan mencoba berbagai menu bergizi.
-
Memberikan masukan atau feedback (misal: rasa, tekstur, warna makanan).
Catatan Penting:
Keberhasilan Program MBG sangat bergantung pada kepemimpinan kepala sekolah dan koordinasi antar petugas, sehingga setiap peran memiliki fungsi yang jelas dan saling mendukung.